You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
160 Peserta Ikuti Pelatihan OK OCE Bidang Industri
photo Nurito - Beritajakarta.id

Warga Jaktim Ikuti Pelatihan OK OCE Bidang Industri

Sebanyak 160 warga mengikuti pelatihan OK OCE untuk bidang industri kecil menengah (IKM), di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Ada empat jenis pelatihan yang bisa dipilih peserta, sebagai modal dasar berwirausaha.

Pelatihan ini untuk pemerataan, agar warga yang mengikuti pelatihan OK OCE dan berwirausaha semakin banyak

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, peserta pelatihan ini khusus di bidang IKM, di mana pesertanya harus berbeda dengan peserta pelatihan OK OCE di Sudin Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (KUKMP).

"Pelatihan ini untuk pemerataan, agar warga yang mengikuti pelatihan OK OCE dan berwirausaha semakin banyak. Sehingga orangnya harus berbeda-beda, tidak boleh sama dengan peserta di unit lainnya," ujar Bambang, saat membuka pelatihan tersebut, Senin (16/4).

Warga Jaktim Ikuti Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

Sementara, Kepala Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Timur, Nurhidayat menambahkan, peserta pelatihan berjumlah 160 orang terbagi dalam pelatihan kuliner, fesyen, kerajinan tangan dan elektronik (servis handphone). Kegiatan akan digelar selama empat hari.

"Khusus untuk pelatihan fesyen, bagaimana peserta bisa membuat model yang baik. Tentunya harus menyesuaikan dengan kondisi zaman yang ada saat ini sehingga tidak tertinggal," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye944 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye925 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye844 personBudhi Firmansyah Surapati